Inilah Kegunaan Dan Fungsi Vitamin A Bagi Tubuh

Inilah Kegunaan Dan Fungsi Vitamin A Bagi Tubuh

Inilah Kegunaan Dan Fungsi Vitamin A Bagi Tubuh – Jika di tanya apa kegunaan vitamin A tentu saja kebanyakan orang akan mengatakan yang berkaitan dengan mata. Memang benar, namun sebetulnya selain untuk menjaga kesehatan indera pengelihatan atau mata banyak sekali manfaat dari vitamin A untuk kesehatan di tubuh kita.

Selain itu vitamin A ada atau terbagi menjadi dua jenis yaitu retinoid dan beta karoten. Untuk Retinoid merupakan vitamin A yang di hasilkan dari produk-produk  hewani dan untuk beta karoten di hasilkan biasanya dari produk-produk nabati. Lalu apa saja manfaat vitamin A bagi tubuh jika kita mempu mencukupi nya? Berikut berberapa manfaat lainnya:

Baca Juga : Bukan Hanya Makanan, Ini Penyebab Kolesterol Tinggi

Inilah Kegunaan Dan Fungsi Vitamin A Bagi Tubuh

1. Meningkatkan Daya Tahan Tubuh

Bisanya tubuh yang mengalami kekurangan Vitamin A dapat meningkatkan resiko terkena berbagai penyakit. mulai dari bisa terjadinya kulit kering, rentan terhadap infeksi, dan masalah gangguan kesehatan pada mata tentunya. Sedangkan tubuh yang mendapatkan asupan vitamin A yang baik.

Maka akan bisa terhindar dari perbagai gejala penyakit yang ada. Maka dari itu sangat pentingnya kita untuk bisa mencukupi kebutuhan vitamin A agar bisa menjaga daya tahan tubuh dari sumber penyakit.

Lalu dengan mengkonsumsi vitamin A dalam jumlah yang di ajurkan oleh dokter ternyata mampu mendukung sistem kekebalan tubuh dan membuatnya bisa bekerja lebih optimal. Terutama menjaga serangan dari infeksi yang bisa membahayakan tubuh. 

Pada vitamin A juga mampu berperan penting dalam pemeliharaan dan pembentukan sel epitel, yang di ketahui sel epitel adalah salah satu dari jaringan tubuh yang berkaitan erat dengan fungsi imunitas tubuh non-spesifik.

2. Menjaga Kesehatan Mata

Dengan memenuhi asupan vitamin A yang cukup maka resiko ganguan mata akan jauh berkurang. Hal ini di karenakan peran penting pada vitamin A yang dapat menghambat penyebaran penyakit pada organ syaraf pengelihatan yang bisa mempengaruhi retina.

Selain itu vitamin A membantu meningkatkan pengelihatan mata agar lebih optimal terutama ketika cahaya sedang. Di tambah lagi, asupan vitamin A  yang cukup juga mengurangi resiko penyakit rabun senja.

3. Merawat Kesehatan Dan Kecantikan Kulit

Kandungan vitamin A (Retinoid) dikenal sangat bagus untuk menjaga kesehatan dan kecantikan kulit. Mulai dari jerawat, kerutan, elastisitas kulit, hingga masalah hiperpigmentasi atau flek hitam akibat sinar ultraviolet.

Kandungan inipun kerap di jadikan resep oleh para dokter sebagai obat untuk mengatasi masalah jerawat dan juga masalah kulit yang lain. Penggunannya biasanya dengan cara dioleskan ke area kulit maupun di minum secara oral.

4. Mengurangi Resiko Terkena Penyakit Campak

Selain membantu mengatasi mata kering pemberian vitamin A dengan secara oral juga bisa membuat resiko penyakit campak berkurang. Meskipun penyakit campak bisa sembuh dengan sendirinya dalam beberapa hari secara bertahap, namun kondisi tersebut tetap bisa memicu berbagai resiko serius. Maka dari itu Selain pemberian vaksin, asupan vitamin A yang cukup akan membantu meringankan gejalanya.

Baca Juga: Penyebab Asam Lambung Naik

5. Menurunkan Resiko Kanker

Dengan asupan vitamin A yang cukup sebuah riset membuktikan mampu mengobati penyakit lesi prakanker di mulut. Dan juka mampu menurunkan resiko terjadinya kanker payudara pada wanita premenopause. Bukan hanya itu mengonsumsi vitamin A bersamaan dengan jenis obat lainnya sesuatu ajuran dan resep dari dokter memungkinkan bisa mengurangi resiko kematian karena diare  yang di alami anak-anak yang mengidap HIV.

6. Menurunkan Resio Gejala Malaria

Campak mengakibatkan kondisi dimana tubuh akan mengalami ruam kemerahan yang biasanya di akibatkan oleh infeksi virus. Penyakit ini merupakan salah satu dari jenis penyakit yang menular dan juga bisa menyebabkam kompikasi kesehatan yang serius.

Dengan mengkonsumsi vitamin A disebutkan bisa menurunkan resiko terjadinya gejala malaria. Terutama yang terjadi pada anak-anak di bawah usia 3 tahun. Terlebih lagi bagi mereka yang tinggal di kawasan yang memang tengah mengalami wabah penyakit tersebut.

You May Also Like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *