Kartu ATM Hilang Jangan Panik! Lakukan Langkah Ini

Kartu ATM Hilang Jangan Panik! Lakukan 4 Langkah Ini. ATM adalah singkatan dari Anjungan Tunai Mandiri, merupakan benda kecil yang sangat penting yang selalu di gunakan oleh semua orang. Khususnya dalam melakukan berbagai transaksi dalam keuangan. Dengan adanya ATM kita bisa melakukan transaksi dengan orang lain tanpa ada batas jarak maupun waktu.

Namun karena bentuknya kecil, membuat ATM sering kali hilang ataupun rusak. Sebenarnya hal tersebut terjadi memang tidak lepas dari kelalaian kita sendiri sebagai pengguna. Bahkan kadang-kadang pada saat mengambil uang di mesin ATM pun sering terjadi kartu tersebut tertelan.

Sekali lagi itu kelalaian penggunannya, entah itu karena salah memasukan PIN lebih dari tiga kali. Atau cara menyimpan dan merawatnya yang tidak baik, seperti kartu kotor, sensor ATM pudar dan lainnya. Nah jika kita mengalami kejadian seperti Kartu ATM (Kartu Debit) Hilang, tertelan atau rusak, maka jangan panik tetap tenang dan lakukan beberapa langkah ini!

Baca Juga: Tips Aman Menabung Uang Dibank

Ini Langkah Yang Bisa Di Lakukan Saat Kartu ATM Hilang, Tertelan Atau Rusak

Kartu ATM Hilang Jangan Panik! Lakukan Langkah Ini

1. Menghubungi Layanan Pelanggan Bank Bersangkutan

Saat kartu ATM hilang atau pun tertelan, jangan dulu panik tetap tenang. Langkah yang tepat adalah:

  • Segera melaporkan ke pada pihak bank penerbit kartu tersebut maksimal 1×24 jam agar kartu bisa segera di blokir. Hal ini di lakukan untuk menghindari penyalah gunaan kartu debit/ATM oleh orang lain.
  • Menghubungi customer service bank penerbit, untuk menemukan kontak bank kita bisa mengunjungi website resminya, cek di buku rekening, atau mobile banking dari bank tersebut.
  • Jika kita sudah berhasil menghubungi customer service (CS), lakukan permintaan untuk melakukan pemblokiran ATM. Kalau di tanya jelaskan alasannya dan pastikan data yang di tanyakan sesuai data kita yang terdaftar untuk ATM tersebut.
  • Jika terkendala saat menghubungi customer service via telepon, saat ini mungkin beberapa bank bisa di hubungi via sosial media. Silakan kirim pesan melalui sosial media tersebut, namun pastikan akun tersebut resmi milik bank yang kita maksud.

Jika kartu ATM terlanjur di lakukan pemblokiran namun sebenarnya sudah di temukan. Maka kita bisa melakukan pembukaan blokir tersebut dengan mengunjungi bank terdekat dengan membawa beberapa data pendukung.

Kartu ATM Hilang Jangan Panik

Oleh sebeb itu sebelum melakukan pemblokiran ada baiknya pastikan benar-benar kartu ATM tersebut apakah benar hilang atau tidak. Hal-hal untuk catatan adalah:

  • Pemblokiran pada kartu ATM tersebut sebenarnya bertujuan untuk mengantisipasi hal buruk jika ATM jatuh ke tangan orang lain yang memang tidak bertanggung jawab. Yang mengakibatkan saldo pada rekening kita habis terpakai oleh orang yang tidak bertanggung jawab.
  • Usahakan mencatat pada saat kita melaporkan kejadian pada pihak bank yang bersangkutan. seperti waktu dan nama petugas yang melakukan pemblokiran kartu tersebut. Hal ini untuk data pendukung jika masih tetap ada transaksi setelah permintaan pemblokiran di lakukan.
  • Jika kartu ATM kita tertelan mesin, pastikan kita selalu hati-hati dengan nomor telepon yang tertera pada mesin ATM. Karena ada banyak modus penipuna yang di lakukan dengan menempelkan no customer service palsu pada mesin ATM.

Modus penipuan yang biasa di lakukan biasanya, ketika kartu ATM tertelan kita langsung panik dan tanpa berpikir lagi langsung menghubungi nomor customer service palsu yang tertempel di mesin ATM. Sehingga mereka menipu dengan berpura-pura menjadi CS, kemudian meminta data seperti PIN, kode OTP untuk menguras saldo yang ada di rekening kita.

Agar kejadian ini tidak terjadi, pastikan kita menghubungi nomor customer service bank asli yang ada di dalam mesin ATM bukan berupa stiker yang tertempel pada mesin ATM.

2. Pindahkan Saldo Ke Rekening Lain

Jika kita salah satu pengguna internet banking atau mobile banking, sebaiknya transfer saldo yang ada di rekening bank yang hilang ke rekening lain. Namun tetap sisakan sedikit uang, hal ini di lakukan untuk berjaga-jaga jika pada saat pemblokiran di lakukan ada biaya yang di kenakan. Namun tidak semua bank melakukan hal ini.

Mentransfer ke rekening lain juga untuk berjaga-jaga agar dana yang ada di rekening tersebut tidak di salah gunakan oleh orang yang tidak bertanggung jawab. Namun jika rasa tidak memungkinkan, cukup menelpon customer service saja untuk melakukan pemblokiran rekening hingga layanan internet banking untuk menghindari hal-hal buruk yang tidak di inginkan.

3. Meminta Surat Kehilangan Di Kantor Polisi

Setelah langkah pemblokiran ATM sudah di lakukan, selanjutnya kita perlu mendatangi kantor polisi terdekat untuk membuat surat kehilangan. Untuk data wajib yang di butuhkan biasanya berupa KTP asli dan buku rekening tabungan.

Jika memang kita sibuk dan berhalangan hadir hal tersebut bisa di wakilkan. Dengan catatan orang yang mewakili membawa surat kuasa yang sudah berisi tanda tangan kita dan di utamakan anggota keluarga. Namun alangkah baiknya tetap kita yang mengurus agar bisa langsung mengklarifikasi ketika ada pertanyaan seputar hilangnya kartu ATM tersebut.

Karena proses mengurus surat kehilangan sendiri bisa cepat hanya kurang lebih dalam 5 menit sudah bisa jadi, jika memang tidak ada antrian atau halangan lainnya. Untuk pengurusan surat kehilangan ini sendiri sifatnya gratis tidak di pungut biaya sepeser pun. Dan jangan lupa pula untuk menandatangai surat kehilangan tersebut sebelum membawanya ke bank.

Baca Juga: Ini Jenis-jenis Lembaga Keuangan Lainnya, Selain Bank

4. Mendatangi Bank Penerbit Kartu ATM

Jika surat kehilangan sudah di buat, maka segera mendatangi tepat bank penerbit kartu ATM agar bisa di buatkan kartu ATM baru.

Pada saat berada di bank biasanya sebelum masuk akan di tanya satpam, silakan jelaskan maksud dan tujuan kita datang ke bank agar kita bisa di arahkan ke antrian yang sesuai. Dan jika kita sudah mendapatkan nomor antrian, silahkan tunggu sampai mendapatkan giliran atau di panggil sesuai nomor antrian.

Ketika sudah berada di depan customer service silakan jelaskan kembali maksud dan tujuan kita. Jangan lupa sertakan bukti identitas kita bisa dengan menunjukan SIM maupun KTP dan juga fotokopi buku tabungan atau pun yang aslinya.

Hal yang biasa customer service lakukan adalah memastikan beberapa perihal mengenai rekening kita. Biasanya pertanyaan berapa jumlah saldo terakhir dan juga transaksi terakhir yang sudah kita lakukan. Kemudian CS akan segera memberikan kartu ATM baru untuk kita dengan nomor rekening dan password yang sama.

Dan untuk memastikan tidak ada transaksi selama kartu ATM hilang, kita bisa meminta bukti print out transaksi untuk memastikan tidak ada penarikan uang dari saldo yang tidak kita lakukan.

You May Also Like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *