Perbedaan Syarat Ketentuan Pinjaman KTA Wiraswasta Dan Karyawan

Perbedaan Syarat Ketentuan Pinjaman KTA Wiraswasta Dan Karyawan. Saat ini mungkin KTA menjadi salah satu fasilitas pinjaman tunai yang paling banyak di minati oleh masyarakat. Selain di antaranya Pinjaman Online, karena proses pengajuan KTA bisa di lakukan dengan tidak adanya sebuah anggunan atau jaminan.

Namun walaupun persyaratan yang di berikan tanpa adanya jaminan, bank tetap akan memberlakukan syarat-syarat lainnya. Salah satunya syarat bagi calon debitur di kategorikan sesuai profesinya. Yang berarti persyaratan antara profesi yang satu dengan yang lainnya akan berbeda.

Sebagai contohnya akan ada perbedaan syarat dan ketentuan ketika calon debitur mengajukan pinjaman kredit tanpa anggunan yang memiliki profesi sebagai karyawan atau pun wiraswasta. Antara lain berikut perbedaannya:

Baca Juga: Ingin Mengajukan KTA? Pastikan Terpenuhi 5 Syarat Ini

Syarat Ketentuan Pinjaman KTA

Perbedaan Syarat Ketentuan Pinjaman KTA Wiraswasta Dan Karyawan

1. Kelengkapan Dokumen

Sebagai syarat wajib yang harus terpenuhi ketika mengajukan pinjaman KTA adalah di butuhkan kelengkapan beberapa dokumen. Biasanya seperti berupa formulir aplikasi, KTP, kartu keluarga, NPWP, surat nikah, dan mutasi rekening koran 3 bulan terakhir.

Dan biasanya jika kita berprofesi sebagai seorang karyawan dokumen tambahan lainnya adalah berupa slip gaji atau pun surat keterangan kerja. Hal tersebut untuk membuktikan bahwa kita benar sebagai seorang pekerja di sebuah perusahaan dan menerima gaji atau ada penghasilan setiap bulannya.

Sedangkan jika kita berprofesi sebagai seorang wiraswasta atau profesional. Dokumen tambahan yang di perlukan adalah adalah fotokopi SIUP (Surat Izin Usaha Perdagangan) atau TDP (Tanda Daftar Perusahaan) atau SITU (Surat Izin Tempat Usaha) atau izin praktik.

Selain itu ada juga beberap bank yang akan meminta laporan keuangan perusahaan. Perbedaan dokumen sebagai persyaratan ini berlaku tentu saja karena, nantinya dana pinjaman yang di berikan pun jumlahnya akan berbeda. Seperti pada pinjaman KTA untuk wiraswasta bisanya memperoleh plafon KTA yang lebih besar. Karena tujuannya tentu untuk modal usaha atau modal kerja.

2. Besaran Penghasilan Dalam Satu Bulan

Dalam pengajuan proses pinjaman KTA, biasanya bank menerapkan syarat berupa adanya penghasilan bagi debitur setiap bulannya. Hal ini di lakukan tentu saja untuk mengurangi resiko gagal bayar ketika sewaktu-waktu usaha merugi dan terjadi bangkrut bagi wiraswasta. Sedangkan bagi karyawan agar terdapat kepastian bisa di bayarkan setiap bulannya, bahkan biasanya ada yang sudah pensiun tetapi tetap menerima gaji.

Ada pun biasanya syarat yang di berlakukan oleh bank adalah bagi karyawan penghasilan kotornya minimal Rp. 3 Juta per bulan. Sedangkan wiraswasta paling kecil sebesar Rp. 4 Juta per bulan, jumlahnya memang lebih besar dari karyawan, karena limit pinjaman yang di peroleh pun akan lebih besar.

3. Masa Kerja Atau Masa Berjalannya Usaha

Perbedaan Syarat lainnya adalah masa kerja atau masa berjalannya usaha. Semakin lama masa kerja karyawan tersebut sudah pasti memiliki penghasilan yang lebih besar di bandingkan yang baru bekerja. Sedangkan bagi wiraswasta yang sudah lama mendirikan usaha, tentu mungkin sudah memiliki beberapa aset atau mungkin sudah mengembangkan usahanya di berbagai lokasi.

Bagi karyawan biasanya berlaku masa kerja minimal 1 tahun, sedangkan untuk wirausaha sendiri minimal berjalannya usaha adalah 2 tahun. Inilah yang nantinya menjadi tolak ukur syarat yang akan di lakukan oleh bank untuk lebih selektif saat memberikan pinjaman kta kepada nasabah. Agar menghindari gagal bayar dan kredit macet nantinya.

Baca Juga: Kelebihan Kekurangan KTA dan Kartu Kredit

4. Besar Bunga KTA

Seperti perbedaan limit yang di berikan, besar bunga yang di berlakukan pun akan berbeda. Biasanya bunga yang di bebankan kepada wiraswasta akan lebih besar dari pada karyawan. Hal ini biasanya untuk mengantisipasi menurunnya omzet pada sebuah bisnis. Misalkan untuk pinjaman KTA dengan limit Rp. 125 juta, di tetapkan bunga KTA sebesar 1,29% per bulan untuk karyawan. Sedangkan wiraswasta 1,69% per bulan.

5. Usia Calon Debitur

Perbedaan usia pun menjadi tolak ukur perbedaan syarat pada saat mengajukan pinjaman KTA bagi karyawan mau pun wiraswasta. Untuk karyawan, biasanya batas maksimum usia saat pengajuan KTA adalah 55 tahun saat tenor berakhir. Sedangkan bagi wiraswasta usia 60 tahun.

Karena Usia 55 tahun bagi karyawan biasanya adalah usia pensiun. Hal ini bank harus mempertimbangkan dengan matang untuk pengajuan KTA karyawan di masa pensiun, karena biasanya akan berkurangnya kemampuan bayar.

Dalam hal ini bank tentu tidak akan mau rugi dalam menyalurkan dana pinjaman KTA tersebut. Sehingga status kepegawaian pun sangat penting untuk menjadi syarat dalam mengajukan pinjaman KTA.

You May Also Like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *