Pilihan Jenis Investasi Terbaik! Agar Bisa Beli Rumah Impian

Pilihan Jenis Investasi Terbaik! Agar Bisa Beli Rumah Impian. Rumah merupakan sesuatu yang orang idam-idamkan untuk membelinya entah itu sebagai hunian atau pun investasi. Apalagi jika kita sudah berkeluarga rasanya kurang nyaman jika harus selalu mengontrak atau tinggal bersama mertua.

Mungkin sudah berusaha mengumpulkan sejumlah uang namun tetap saja tidak cukup. Karena saat ini harga rumah terus naik, bisa mencapai ratusan juta perunit. Untuk harga rumah yang subsidi pun paling murah saat ini sekitar Rp. 150 jutaan. Memang cara menyisihkan uang yang di lakukan sudah benar, namun tidak cukup hanya dengan menabung.

Maka cara terbaik yang bisa di lakukan adalah dengan memulai investasi. Kenapa demikian? Menabung uang di bank bunganya lumayan kecil rata-rata hanya berkisar 0,25 persen sampai 2 persen pertahun. Sedangkan laju inflasi saja bisa mencapai 3 persen sampai 5 persen pertahunnya.

Inilah yang menyebabkan bukannya tabungan bertambah, malah berkurang karena inflasi. Di tambah lagi adanya biaya potongan administrasi per bulannya. Sedangkan jika kita memulai investasi yang tepat, tentu dapat memberikan return atau imbalan hasil yang lumayan besar.

Baca Juga: Pilihan Investasi Untuk Dana Pendidikan Anak

Keuntungan yang di dapatkan dari investasi akan jauh lebih besar di bandingkan inflasi. Sehingga uang yang kita investasikan akan bertambah dan bertumbuh semakin banyak. Dengan demikian kita bisa mencapai tujuan kita untuk membeli sebuah rumah impian. Jika masih bingung memilih instrumen investasi apa yang tepat untuk membeli rumah, berikut instrumennya:

Tiga Pilihan Jenis Investasi Terbaik Agar Bisa Membangun Rumah Impian

Pilihan Jenis Investasi Terbaik! Agar Bisa Beli Rumah Impian

1. Investasi Saham

Jika ingin mengumpulkan uang sebanyak puluhan juta untuk sekedar DP rumah atau membelinya secara cash hingga ratusan juta. Di butuhkan instrumen investasi yang memang memberikan keuntungan yang besar, salah satu jenis instrumen investasi tersebut adalah Investasi Saham.

Nilai return rata-rata dari investasi saham sendiri berkisar antara 12 persen sampai 15 persen, bahkan ada juga yang mencapai 20 persen pertahunnya. Tentu ini menjadi keuntungan yang teramat jauh jika di bandingkan dari bunga tabungan. Dan keuntungan tersebut bisa menjadi jauh lebih tinggi jika berinvestasi saham dalam jangka panjang.

Apalagi jika kita bisa membeli sebuah saham pada perusahaan yang memang memiliki fundamental baik dan bagus. Bukan tidak mungkin kita bisa mendapatkan pundi-pundi keuntungan ribuan persen hanya dalam jangka waktu 1-2 tahun saja.

Sehingga tidak perlu menunggu waktu lama untuk bisa membeli sebuah rumah karena uang akan terus mengalir dari hasil investasi saham itu sendiri. Membeli investasi saham pada perusahaan yang kita kenal sangat di anjurkan. Mulai dari bisnis, pemilik, hingga laporan keuangan dan memiliki rekaman jejak yang baik.

Namun yang perlu di ingat juga, ada keuntungan besar tentu ada pula risiko yang harus di hadapi. Pada investasi saham memiliki risiko yang tinggi misalnya saja jika harga saham sedang turun kita pun bisa mengalami kerugian yang lumayan.

2. Reksadana

Bisa di katakaan saat ini investasi reksadana banyak di minati. Karena Investasi reksadana ada banyak macam jenisnya, seperti reksadana pasar uang, reksadana pendapatan tetap, reksadana campuran, reksadana saham, dan lain-lain. Dan reksadana pun menjadi pilihan jenis investasi yang cocok untuk mewujudkan keinginan kita untuk membeli rumah.

Dari beberapa jenis investasi reksadana tersebut tentu akan berbeda-beda jenis risikonya. Namun tingkat risiko yang ada akan sebanding dengan keuntungan yang di dapatkan nantinya. Misalnya saja jika ingin membeli rumah kita bisa memilih instrumen investasi reksadana saham dengan jangka panjang selama lebih dari 5 tahun yang akan memiliki return berkisar 16 persen sampai 20 persen per tahun.

Kita pun harus berani mengambil risiko jika ingin mendapatkan keuntungan yang lebih. Sehingga jenis investasi ini sangat cocok buat kita yang bertipe agresif. Namun kita juga di sini tidak perlu risau, karenaakan ada manajer investasi yang akan mengelola dana kita di portofolio reksadana.

Namun jika kita tipe orang yang tidak ingin mengambil risiko dan mau cari aman. Pilih saja jenis investasi lain seperti reksadana pasar uang dan pendapatan tetap. Namun jangan terlalu berharap untuk keuntungannya.

Baca Juga: Memahami Jenis Investasi Reksadana

3. Emas

Dalam situasi dan kondisi apapun jenis investasi emas selalu tetap menjadi pilihan banyak orang, apalagi kalangan ibu-ibu. Emas pun menjadi jenis investasi yang nilainya relatif stabil. Harga emas akan menjadi mahal biasanya ketika dollar AS menguat dari nilai tukar rupiah.

Keuntungan dari emas sendiri bisa berkisar antara 10 persen sampai 12 persen per tahunnya jika di investasikan dalam jangka panjang. Pilihlan emas batangan atau logam mulia bersertifikat, karena jika di jual kembali, harganya tidak akan turun drastis seperti emas perhiasan.

You May Also Like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *