Cara Aman Investasi Online Saham Dan Reksadana, Lakukan Tips Ini!

Cara Aman Investasi Online Saham Dan Reksadana, Lakukan Tips Ini!. Saat ini kita semua tentu sudah tahu bahwa perkembangan dunia teknologi begitu sangat pesat dan maju. Hal ini pun tidak lepas pada bidang investasi yang sudah merambah ke dunia digital secara online. Dengan inovasi tersebut melakukan investasi tentu saja lebih mudah di lakukan kapanpun dan di manapun.

Salah satunya yang sudah bisa di lakukan pada sektor pasar modal seperti saham ataupun reksadana. Saat ini perusahaan sekuritas yang bekerja sebagai perantara maupun jembatan antara Bursa Efek Indonesia (BEI) dan investor sudah menawarkan platform investasi lewat online.

Namun layaknya investasi offline, dalam mengelola investasi online pun kita harus tetap waspada dan berhati-hati. Karena semakin canggih dunia teknologi, maka semakin canggih pula dunia kejahatan di dalamnya yang setiap saat selalu mengintai.

Baca Juga: Tips Investasi Lancar Di Masa Pandemi, Lakukan 5 Hal Ini

Ada banyak modus kejahatan yang di lakukan oleh para penjahat atau hacker untuk bisa mengambil keuntungan investasi yang kita lakukan. Maka dari itu agar hal-hal yang tidak di inginkan terjadi, kita harus tahu bagaimana cara amannya. Mari kita simak sama-sama tipsnya.

Begini Cara Aman Investasi Online Saham Dan Reksadana

Cara Aman Investasi Online Saham Dan Reksadana, Lakukan Tips Ini!

1. Pastikan Sekuritas Yang Di Pilih Terdaftar OJK

Ada banyak sekali platform investasi online yang bisa kita temukan dengan mudah dari perusahaan sekuritas. Untuk itu pastikan kita memilih sekuritas dengan benar yang setidaknya merupakan anggota dari BEI dan telah memiliki ijin dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Selain itu pastikan kita sudah menelusuri dengan benar rekaman jejak dari sekuritas tersebut, agar investasi aman dan nyaman. Sehingga hasilnya kita tidak terjerat pada investasi bodong, yang kini banyak bermunculan. Yang tentu saja merugikan kita apabila tertipu olehnya.

2. Pastikan Kita Memahami Jenis Investasinya

Ada baiknya sebelum kita memulai investasi, pastikan untuk mengenal jenis instrumen yang akan di pilih. Apakah itu saham atau reksadana bisa juga keduanya. Sedikit saja berikut penjelasannya.

Saham merupakan surat berharga dari sebuah perusahaan. Jika kita melakukan Investasi saham, berarti kita membeli sebuah saham perusahaan tersebut, yang sudah tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI). Dengan demikian kita menjadi salah satu pemilik perusahaan tersebut.

Jadi kita pun berhak mengikuti Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) yang biasanya di gelar secara berkala dan mendapatkan dividen atau pembagian keuntungan perusahaan.

Reksadana Merupakan suatu wadah yang di pergunakan untuk menghimpun dana dari masyarakat atau pemodal yang kemudian di investasikan dalam bentuk portofolio efek oleh Manajer Investasi (MI), yang tentunya sudah berijin OJK.

Dengan memahami hal tersebut, untung-rugi, ataupun risiko kita bisa menentukan jenis investasi mana yang terbaik dan sesuai dengan yang di inginkan.

3. Pilih Yang Memiliki Sistem Keamanan Canggih

Agar aman dalam berinvestasi online, kita harus memastikan bahwa platform tersebut sudah memiliki sistem keamanaan yang benar-benar canggih dan berlapis. Artinya tidak hanya menggunakan password saja untuk memproteksi. Tetapi juga yang memiliki kode OTP sampai dengan kode PIN untuk langkah verifikasi akses.

Dengan demikian, kita pun bisa merasa aman dalam melakukan investasi pada platform online investasi tersebut, dari serangan hacker. Namun meskipun memiliki kecanggihan yang berlapis, kita tetap tidak boleh lengah sedikit pun.

4. Jangan Akses Menggunakan Jaringan Publik Salah Satu Cara Aman Investasi Online

Ketika kita ingin melakukan transaksi atau memulai aktivitas apapun pada platform investasi, pastikan selalu menggunakan jaringan internet pribadi. Entah itu bawa modem sendiri atau pun tetring dari ponsel. Yang di tekankan di sini pastikan untuk menghindari menggunakan wifi milik publik.

Karena wifi publik biasanya dapat di akses untuk semua orang, artinya bukan kita saja yang menggunakan. Sehingga potensi peretasan maupun pencurian data pribadi semakin besar kemungkinannya.

5. Memastikan Perangkat Terhindar Dari Virus

Bukan hanya masalah koneksi internet yang harus kita perhatikan. Namun juga perangkat yang kita gunakan harus aman, misalnya saja yang kita gunakan ponsel atau komputer aman dari virus. Kita tahu bahwa virus sangat berbahaya, virus pada perangkat ponsel dan komputer bisa membahayakan data kita.

Solusinya adalah coba pasang software antivirus agar bisa menangkal ataupun mematikan dari serang virus tersebut. Sehingga data yang ada bisa tetap aman, bersih dan terlindungi.

Baca Juga: Agar Tagihan Kartu Kredit Tidak Bengkak, Hindari 5 Kesalahan Ini

6. Selalu Update Password Dengan Kode Yang Susah Di Tebak Salah Satu Cara Aman Investasi Online

Salah satu cara untuk menghindari pencurian data juga bisa di lakukan dengan cara update selalu password yang ada. Khususnya kita para investor harus rajin melakukan hal tersebut, umumnya bisa di lakukan 3 bulan atau 6 bulan sekali. Dan ingat, harus gunakan kode password yang mungkin susah di tebak.

Jangan menggunakan tanggal lahir, atau pun kata-kata kalimat. Usahakan kombinasikan huruf, angka dan karakter.

Pesan Dan Kesimpulan Cara Aman Investasi Online

Saat ini mungkin kita hidup di dunia yang begitu canggih dengan kemajuan teknologinya yang pesat. Sehingga bukan tidak mungkin peretasan data pribadi bisa dengan mudah terjadi.

Untuk itu kita di wajibkan untuk merahasiakan setiap informasi penting atau data pribadi. Jangan pernah memberikan hal tersebut kepada orang lain, misalnya saja tanggal lahir, alamat, kode OTP, PIN, Password, no rekening dan lainnya yang seharunya bersifat rahasia.

Selain itu, hati-hati terhadap segala jenis modus penipuan, yang biasanya mengirimkan sebuah link atau tautan untuk di buka, melakukan transfer uang, email spam, dan lainnya. Selalu cek kebenarannya dan tetap waspada dan hati-hati.

You May Also Like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *