Contoh Jenis Psikotes Dalam Tes Kerja, Yang Paling Umum Ditemukan

Contoh Jenis Psikotes Dalam Tes Kerja, Yang Paling Umum Ditemukan. Bekerja menjadi suatu keharusan bagi semua orang, karena dengan bekerja kita bisa memenuhi kebutuhan hidup. Maka dari itu betapa pentingnya kita untuk memiliki pekerjaan yang tetap, agar kelangsungan hidup kita bisa terjamin.

Sebelum mendapatkan pekerjaan atau di terima kerja pada suatu perusahaan. Pada umumnya kita harus bisa mengikuti serangkaian tes. Salah satunya adalah sebuah tes psikotes yang sering di temukan dalam proses tes melamar kerja.

Sehingga buat yang baru lulus kuliah atau yang sedang dalam mencari pekerjaan, penting untuk mengetahui apa saja jenis psikotes tersebut. Setidaknya untuk bekal persiapan dalam menghadapi tes, khususnya psikotes yang akan di ikuti nantinya. Lalu apa saja Contoh Jenis Psikotes Dalam Tes Kerja?

Baca Juga: Ingin Melamar Kerja Jadi Marketing? Simak Tips Membuat CV Marketing

Ini Jenis Contoh Psikotes Yang Paling Umum Ditemukan Ketika Tes Kerja

Contoh Jenis Psikotes Dalam Tes Kerja, Yang Paling Umum Ditemukan

1. Aritmatika

Aritmatika sendiri merupakan sebuah tes seputar perhitungan yang memiliki tingkat kesulitan beragam. Di sebut dengan beragam karena soal yang keluar biasanya dari yang termudah, sedang hingga sangat sulit. Bahkan terkadang ada juga beberapa jenis soalnya berupa sebuah cerita.

Untuk bisa menjawab soal aritmatika di butuhkan beberapa cara tertentu agar kita mampu mengerjakan soalnya dengan cepat. Jadi sebaiknya memperbanyak latihan adalah cara yang tepat. Hal ini bertujuan agar kita semakin terbiasa dalam mengerjakan soal tersebut. Sehingga waktu yang di berikan ketika menjalani tes bisa cukup untuk mengerjakan semua soal yang ada.

2. Tes Wartegg Salah Satu Contoh Jenis Psikotes

Mungkin dari kita sudah ada yang pernah mendengar tes ini? atau bahkan belum tahu sama sekali. Tes ini biasanya bertujuan untuk mengukur seberapa besar ketajaman logika kita, yang di lakukan melalui pola gambar berbeda-beda. Dan biasanya gambar tersebut berupa garis yang lurus, zig-zag, lengkungan, putus-putus dan pola lainnya.

Namun biasanya dalam soal akan ada instruksi atau contoh pengerjaan soalnya. Jadi penting bagi kita sebelum mengerjakan soal, untuk memahami baik-baik instruksi tersebut. Hal ini bertujuan agar jawaban yang kita pilih tepat. Biasanya tes wartegg ini pun di gunakan oleh perusahaan untuk mengukur kemampuan kita dalam mengambil keputusan.

3. Mengasah Daya Ingat

Ini merupakan psikotes berupa bentuk soal pengulangan kata atau kalimat dari teks yang sebelumnya sudah di tampilkan. Pada tes ini kita benar-benar harus meningkatkan daya ingat untuk bekerja dua kali lipat.

Apalagi memang teks yang di tampilkan memiliki durasi yang sebentar, kemudian harus langsung mengerjakan soal. Namun biasanya jumlah soal tidak terlalu banyak mungkin sekitar 20-30 soal saja.

Baca Juga: Agar Mendapatkan Kesan Baik

4. Kemampuan Verbal

Dalam Psikotes mungkin kita akan menemukan beberapa pertanyaan berupa sinonim dan antonim. Inilah yang biasanya di namakan tes kemampuan verbal, memang terlihat tidak sulit namun seringkali menjebak.

Maka dari itu tips agar lancar dalam mengerjakan tes tersebut, memperbanyak membaca tentang kosakata. Misalnya saja mulai dari yang paling umum, hingga yang mungkin jarang di dengar. Sehingga ketika menemukan soal tes ini, kita tidak kesulitan mengerjakannya.

5. Grammar

Tes ini mungkin akan muncul jika kita melamar pada perusahaan multinasional, yaitu tes soal dalam bentuk grammar. Ini bukan menjadi sesuatu hal yang sulit jika saja kita mengetahui susunan atau pun aturan penyusunan sebuah kalimat dalam bahasa inggris.

Namun, kita harus tetap membaca soal dengan cermat agar tidak salah menjawab.

6. EPPS Salah Satu Contoh Jenis Psikotes

Edwards Personal Preference Schedule (EPPS), merupakan sebuah tes soal yang hanya terdapat 2 pilihan jawaban saja, yaitu A atau B. Kemudian pilihan jawaban soal biasanya akan di tulis dalam bentuk kalimat. Dan kita harus memilih mana jawaban yang sesuai dengan kepribadian kita.

Jika kita akan menjawab tes ini sebaiknya lakukan dengan jujur. Karena setiap jawaban akan berhubungan dengan jawaban pada psikotes lain untuk menebak kepribadian diri kita secara garis besarnya.

7. Pauli

Pauli bisa di katakan merupakan sebuah tes yang terbilang akan cukup mernguras pikiran, sekaligus menguji kecepatan mata dan tangan. Tes ini biasanya berupa penjumlahan berupa suatu deretan angka mulai dari atas sampai bawah dan juga sebaliknya atau pun dari kiri sampai kanan dalam satu kertas besar.

Tes Pauli tergolong tes yang memang tidak sulit, namun membutuhkan kecepatan dan keakuratan yang tinggi. Kita harus tetap menjaga konstentrasi selama mengerjakan tes ini. Agar apa yang di tulis bisa selaras dengan perhitungan yang ada dalam kepala.

8. Tes IQ Menjadi Salah Satu Contoh Jenis Psikotes Yang Paling Banyak Muncul

Mungkin ini tergolong kedalam tes yang sering muncul ketika akan melakukan tes dalam melamar kerja. Mungkin sebagian dari kita sudah sangat familiar dengan TES IQ ini, karena sejak sekolah pun sudah sering di adakan. Tes ini di gunakan untuk mengukur tingkat kemampuan seseorang dalam menjawab pertanyaan dalam segi angka maupun bahasa.

9. Psikologi Draw A Person

Ini merupakan sebuah tes psikologi yang di lakukan dengan menggambar seorang manusia, entah itu tokoh favorit, pahlawan dan lainnya. Dan biasanya dalam tes ini pun kita di haruskan untuk menjelaskan kelebihan orang tersebut, apa yang membuat kita sampai kagum kepadanya.

Meskipun ini termasuk kedalam tes psikologi, namun beberapa perusahaan jarang menerapkan tes ini. Namun untuk berjaga-jaga kita tetap harus mempelajarinya. Karena tujuan tes ini sebenarnya untuk mengukur tingkat kepercayaan diri kita saat bekerja.

Baca Juga: Bagaimana Mengatasi Rasa Ngantuk Saat Sibuk Bekerja? Simak Caranya

10. Tes army alpha intelligence

Dalam tes ini biasanya berisi soal yang terdiri dari kombinasi angka dan gambar. Tes ini bertujuan untuk melihat tingkat nalar, ketangkasan, dan kepatuhan seorang dalam instruksi. Tes ini tergolong kedalam tes yang sulit, sehingga mengharuskan kita untuk berkonsentrasi lebih dalam mengerjakannya.

Tetap perhatikan dengan baik dari setiap instruksi yang ada pada soal, agar kita bisa menemukan jawaban yang paling tepat.

You May Also Like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *