Transaksi Kartu Kredit Supaya Aman

Transaksi Kartu Kredit Supaya Aman

Transaksi Kartu Kredit Supaya Aman – Kartu Kredit saat ini mungkin sudah menjadi alat pembayaran yang banyak di gunakan oleh masyarakat terutama bagi kalangan menengah atas. Selain mudah di gunakan, kartu kredit pun banyak menawarkan promo-promo menarik inilah yang membuat kartu kredit saat ini banyak di minati.

Dengan segala kemudahan yang di tawarkan kartu kredit kususnya dalam melakukan transaksi pembayaran, tentu kita pun harus selalu waspada karena tidak sedikit kasus penipuan dan tidak kejahatan yang terjadi melalu kartu kredit ini.

Sekali kita lalai dan kebobolan maka kita pun harus bersiap untuk melakukan pembayaran atas transaksi tersebut, walaupun transaksi itu bukan kita yang melakukan.

Agar terhindar dari kasus penipuan dan kejahatan tersebut alangkah baiknya sedikit menyimak tentang:

Bagaimana Menggunakan Kartu Kredit Secara Aman

Sebelum kepembahasan cara bertransaksi dengan aman, mari kita cari tahu Apa itu Kartu Kredit? ini adalah alat pembayaran non tunai dengan fisik berupa kartu yang di terbitkan oleh sebuah bank.

Kita tidak perlu membayar di awal karena semuanya akan di bayarkan terlebih dahulu oleh bank. Kemudian pembayaran akan di lakukan oleh kita setiap bulan, di mana tanggal pembayarannya akan di atur sesuai syarat dan ketentuan dari bank penerbit kartu kredit.

Baca Juga: Cara Menaikan Limit Kartu Kredit

1. Jaga Kerahasiaan Kode OTP

Agar kasus penipuan tidak terjadi khususnya saat melakukan transaksi online, biasanya bank penerbit kartu kredit sudah memfasilitasi kartu kredit menggunakan system berupa kode OTP (One Time Password).

Kode ini biasanya berupa angka sebanyak 4 sampai 6 digit, yang nantinya akan dikirim ke No Ponsel terdaftar pemilik kartu kredit tersebut, saat si pemilik melakukan transaksi pembayaran online.

Tanpa adanya kode OTP tersebut maka transaksi online tidak bisa di lakukan. Maka dari itu kita wajib menjaga kerahasiaan kode OTP yang dikirim oleh system tersebut. Jangan pernah memberikan kepada siapapun, cukup pemilik kartu kredit yang melakukan transaksi yang tahu.

2. Amankan Kode CVV

Selain kode OTP ada juga kode CVV yang perlu kita amankan dan jaga kerahasiaannya. Berbeda dengan kode OTP, kode CVV biasanya tertera di belakang kartu kredit berupa 3 digit angka. CVV ini tidak bisa kita rubah atau ganti karena sifatnya permanen dan hanya bisa di ganti jika kita mengganti kartu kredit atau berganti bank penerbit.

Jika orang lain selain kita sebagai pemilik tahu, bisa saja di gunakan untuk hal-hal yang tidak diinginkan dan bertransaksi secara leluasa tanpa kita ketahui. Maka dari itu penting juga menjaga kerahasiaan CVV dan juga 16 digit no kartu kredit yang berada di depan muka kartu.

3. Selalu Bertransaksi Ditoko Online Terpercaya

Saat ini begitu berkembangnya ecommerce, namun tidak semua toko online atau penjualnya bisa terpercaya. Karena beberapa toko biasanya dengan sengaja di promosikan untuk menjebak para konsumen demi mendapatkan keuntungan. Dan di satu sisi lainnya toko tersebut bisa juga melakukan tidak kejahatan berupa penyadapan data kartu kredit dan menggunakannya untuk kepentingan pribadi.

Dan hasilnya mungkin muncul tagihan transaksi kartu kredit yang fiktif dan kita di haruskan membayar tagihan tersebut yang sebenarnya bukan kita yang melakukan transaksi.

Jadi sebelum melakukan transaksi online pastikan toko tersebut sudah terpercaya. Lihatlah review dari beberapa pelanggan yang pernah melakukan transaksi di toko tersebut dan cari tahu lebih banyak tentang toko tersebut.

Baca Juga: Tips Aman Menabung Uang Dibank

4. Tidak Melakukan Penyimpanan Data Kartu Kredit Untuk Transaksi Selanjutnya

Melakukan penyimpanan data kartu kredit pada salah satu toko online memang memudahkan transaksi kita berikutnya. Karena nantinya kita tidak perlu lagi mengisi data no kartu kredit, tanggal penerbitan kartu dan CVV.

Apalagi saat ini sudah banyak toko online yang menerapkan menyimpanan otomatis data kartu kredit jika kita pernah menggunakan kartu kredit tersebut untuk melakukan pembayaran. 

Namun cara diatas sangat beresiko untuk di lakukan terhadap keamanan kartu kredit. Karena apabila data informasi di salah gunakan atau akun kebobolan kemungkinan akan ada transaksi yang dilakukan padahal kita tidak melakukannya.

Maka dari itu sebaiknya jangan pernah menyimpan data kartu kredit di situs online manapun. Jika memang terdapat penyimpanan otomatis atau sudah terlanjur menyimpan sebaiknya segera hapus data tersebut.

5. Lakukan Pengkinian Data Pribadi Secara Berkala

Banyak orang yang malas atau tidak bersedia untuk memperbaharui data kartu kredit yang mereka miliki. Selain memakan waktu, ada juga pesan otomatis yang mungkin di rasa mengganggu setiap kali pemberbaharui data berupa email atau SMS. 

Padahal kenyataannya notifikasi terebut baik untuk kita, yaitu untuk memastikan apakah benar kita sendiri yang melakukan perubahan tersebut. Jika perubahan tersebut bukan kita yang melakukan maka kita bisa segera melaporkannya kepada pihak bank. Setelah mendapat notifikasi yang memang tidak pernah kita lakukan.

Di sinilah pentingnya untuk selalu memperbaharui atau melakukan pengkinian data, kususnya pada no telepon kita jika melakukan penggantian no handphone.

Masih banyak cara yang harus di lakukan tentunya untuk mengamankan transaksi kartu kredit. Namun setidaknya itulah 5 Tips Aman Melakukan Transaksi Menggunakan Kartu Kredit. Agar kita lebih waspada dari tidak kejahatan, pembobolan dan lain sebagainya yang tidak kita inginkan.

You May Also Like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *