Utang Pinjol Dan Kartu Kredit Menumpuk? Coba Lakukan Ini Agar Teratasi

Utang Pinjol Dan Kartu Kredit Menumpuk? Coba Lakukan Ini Agar Teratasi. Dimasa sekarang mungkin sudah bukan hal yang aneh lagi jika seseorang punya banyak cicilan dan utang. Entah itu utang pinjaman online, cicilan KPR, cicilan Kartu Kredit sampai dengan PayLater sekalipun.

Namun sayang tidak banyak yang menyadari, akan terjadinya masalah dari hal tersebut. Malah yang terjadi utang terus di lakukan dan tidak mengukur kemampuan bayar setiap bulannya. Sehingga yang kerap terjadi banyak yang tidak bisa membayar atau menanggung beban cicilan setiap bulannya.

Inilah salah satu penyebab mengapa banyak masyarakat yang gali lubang tutup lubang. Artinya melakukan pinjaman di tempat baru untuk menutupi pinjaman di tempat lama. Padahal justru cara ini hal yang salah, karena bukan menjadi solusi untuk melunasi utang. Malah yang kerap terjadi hanyalah membuat hutang semakin menumpuk dan membengkak.

Tapi kalau nasi sudah menjadi bubur apalah daya. Sudah terlanjur terjadi, sehingga harus benar-benar mencari cara untuk bisa melunasi semua utang tersebut. Berikut beberapa cara yang mungkin bisa di lakukan untuk mengatasi Utang Pinjol Dan Kartu Kredit Menumpuk.

Baca Juga: Ini Masalah Keuangan Yang Membuat Kita Menderita Setiap Bulan

Cara Mengatasi Utang Pinjol Dan Kartu Kredit Yang Terlanjur Menumpuk

Utang Pinjol Dan Kartu Kredit Menumpuk? Coba Lakukan Ini Agar Teratasi

1. Dahulukan Bayar Utang Dengan Jumlah Tagihan Terkecil

Jika utang memang sudah terlanjur menumpuk, maka langkah yang mungkin bisa di terapkan adalah dengan membayar utang dengan jumlah tagihan yang terkecil. Mungkin ini bisa di kenal dengan istilah bola salju (debt snowball).

– Membuat Daftar Hutang Yang Ada

Langkah pertama yang bisa di terapkan adalah membuat daftar hutang yang wajib di bayar. Misalnya saja kita mempunyai penghasilan Rp. 5 Juta perbulan. Cicilan hutang yang harus di bayar, seperti Pinjol Rp. 800 Ribu dan kartu kredit pertama dengan minimal payment Rp. 400 Ribu sedangkan kartu kredit kedua Rp.300 Ribu. Sehingga memiliki total Rp. 1,5 Juta atau 30 persen dari penghasilan perbulan.

– Mengurutkan Utang Dengan Nominal Terendah

Selanjutnya lakukan pengurutan utang dengan tingkat nominal cicilan terendah. Berarti jika kita lihat dari daftar hutang maka urutannya Cicilan kartu kredit kedua, kemudian kartu kredit pertama dan utang pinjol.

Baca Juga: Dapat Uang Dari Pinjol Ilegal Tiba-tiba, Ini Yang Harus Dilakukan

– Membayar Tagihan Dengan Nominal Terendah

Setelah dilakukan pengurutan maka di dapat daftar cicilan mana saja yang nominalnya rendah, maka segera lakukan pembayaran. Karena ketika utang dengan nominal terendah sudah lunas, sehingga kita bisa fokus untuk melunasi utang lain dengan nominal yang lebih besar.

Namun bagaimana jika penghasilan yang kita dapat setiap bulannya lebih kecil dari nominal cicilan yang harus di bayar? Jawabnya, jika memang memungkinkan cobalah untuk mencari penghasilan tambahan dengan bekerja sampingan.

Apapun bisa kita lakukan yang terpenting halal. Seperti menjadi ojek online, menjual keahlian, menjadi penulis blog, sebagai dropshipper dan lainnya.

Apakah Ada Dampak Jika Melakukan Metode Debt Snowball?

Tentu saja akan ada dampak dari setiap tindakan yang di lakukan. Kita akan lebih semangat ketika harus melunasi utang karena di mulai dengan nominal yang terkecil, jadi terlihat lebih ringan.

Namun akan ada masalah dengan utang yang jumlahnya lebih besar, karena kerap terjadi kegagalan dalam mengelola utang. Karena sudah terlanjur enak dengan hal yang kecil, sampai lupa dengan yang besar.

2. Membayar Berdasarkan Tingginya Tingkat Bunga

Ada pun cara kedua untuk lebih meringankan Utang Pinjol Dan Kartu Kredit adalah dengan menerapkan metode debt staking. Artinya kita membayar cicilan atau utang berdasarkan tingkat bunga yang tinggi terlebih dahulu.

Hal ini bertujuan untuk mengurangi pembengkakan utang akibat bunga yang terus bertambah. Yang memang semakin lama malah semakin besar, misalnya saja seperti Pinjaman Online (Pinjol).

Baca Juga: Agar Tagihan Kartu Kredit Tidak Bengkak, Hindari 5 Kesalahan Ini

Melunasi Utang Pinjol Dan Kartu Kredit Dengan Mencari Penghasilan Tambahan

Pada umumnya mengalokasikan pembayaran utang yang paling aman sekitar 30 persen dari penghasilan perbulan. Hal ini bertujuan agar tidak mengganggu pengeluaran rutin lain yang dilakukan setiap bulan. Sehingga kita perlu memastikan tetap menyisihkan penghasilan untuk kewajiban tersebut.

Kemudian pilihlah metode untuk melunasi utang sesuai dengan kemampuan keuangan. Yang terpenting adalah tetap disiplin untuk melakukan pembayaran. Hal ini untuk menghindari adanya denda keterlambatan yang bisa membuat utang terus bertambah.

Carilah cara agar cepat bisa melunasi utang, artinya kita tidak hanya mengandalkan gaji saja. Apalagi jika gaji yang di peroleh memang pas-pasan, maka solusi lainnya adalah harus mencari penghasilan tambahan.

Melakukan pekerjaan sampingan misalnya yang dilakukan di waktu senggang setelah pulang kerja atau hari libur. Hal ini bertujuan agar tidak mengganggu pekerjaan utama. Uang dari hasil pekerjaan tambahan tersebut fokuskan untuk melunasi utang.

Dan perlu di perhatikan kembali dalam mengajukan pinjaman atau berhutang. Pastikan tidak melebihi rasio 30 persen dari penghasilan perbulan. Kemudian seharusnya pinjaman tersebut bisa digunakan untuk sesuatu hal yang bersifat produktif bukan konsumtif jika memang tidak ingin terlilit utang.

You May Also Like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *